Dosen Gunting Jilbab dan Rok Mahasiswi dipecat

Semain hari semakin banyak masyarakat indonesia kehilangan moral dan salah satu dosen pelaku pengguntingan rok dan jilbab mahasiswinya sudah dipecat. Pihak Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Nani Hasanuddin Makassar langsung mengambil tindakan tegas terhadap dosen HR yang menggunting jilbab dan rok mahasiswi. Tindakan HR dinilai sudah di luar batas.

"Dosen H sudah dipecat," kata salah seorang perwakilan STIKES kepada merdeka.com, Rabu (5/6).

Menurut pria itu, keputusan diambil setelah pihak kampus melakukan rapat. Setelah kejadian pihak kampus juga sudah mengambil kebijakan untuk mengubah tata cara berpakaian.

"Pihak kampus juga mengambil kebijakan mengenai tata cara berpakaian," katanya. Namun dia mengaku tak mengetahui secara detail perbuatan tersebut.

Seperti diketahui, dua mahasiswi Program Studi D III Kebidanan yakni AR dan DS digunting jilbab dan roknya. Dosen HR menilai keduanya melanggar peraturan kampus mengenai busana akademik, yaitu mengenakan jilbab di luar standar dan rok.

Sesuai aturan, seharusnya jilbab yang dipakai tidak sampai tangan dan saat bertugas memakai celana panjang. Aturan tersebut sesuai dengan permintaan rumah sakit dan stake holder.

"Dunia kesehatan steril, jadi tidak mengganggu pasien," katanya.

Sumber: http://www.merdeka.com/peristiwa/dosen-yang-gunting-jilbab-dan-rok-mahasiswi-dipecat.html